Pages

Friday, 25 July 2014

PHP part 7 ( Cara Memasukkan kode PHP ke dalam HTML )

Cara Memasukkan kode PHP kedalam HTML

PHP menyediakan 4 cara untuk masuk ke dalam mode PHP.

1. Metode Standar (XML Style) PHP

Metode ini disebut XML Style karena didasarkan pada aturan penulisan (syntax) eXtensible Markup Language (XML). XML adalah bahasa markup yang menjadi dasar dari xHTML (versi HTML yang memiliki aturan lebih ketat). Metode penginputan PHP inilah yang paling disarankan dan paling banyak digunakan.
Untuk masuk kedalam mode PHP, kita menggunakan kombinasi <?php sebagai tag pembuka dan tag ?> sebagai tag penutup.
Contoh penggunaanya:

. Metode tag singkat (SGML Style) PHP

Metode ini disebut juga dengan SGML Style, karena mirip dengan Standard Generalized Markup Language (SGML). SGML adalah sebuah format standar bahasa markup yang merupakan asal dari HTML. Disebut tag singkat (PHP Short tag) karena tag ini lebih singkat dari metode XML. Yakni hanya menggunakan tag <? Sebagai pembuka mode PHP, dan tag ?> sebagai tag penutup.
Contoh penggunaanya:


Pada versi PHP 5.5 yang saya gunakan, secara default PHP tidak lagi mendukung metode SGML Style ini. Namun kita dapat mengaktifkannya melalui setingan PHP (php.ini). Pembahasan tentang php.ini akan kita bahas pada tutorial selanjutnya.

3. Metode ASP (ASP Style) PHP

Metode ini disebut metode ASP, karena mirip dengan cara menginputkan kode ASP ke halaman HTML. ASP (Active Server Pages) adalah bahasa pemograman web yang dirilis oleh Microsoft sebagai bahasa saingan PHP.
Metode ASP menggunakan tag <% sebagai tag pembuka, dan tag %> sebagai tag penutup.
Contoh penggunaanya:
Akan tetapi, sama seperti metode SGML, metode ASP ini juga tidak didukung secara default. Kita harus mengaktifkannya secara manual melalui setingan PHP (php.ini).

4. Metode Script (Script Style) PHP

Metode terakhir yang bisa digunakan untuk masuk ke mode PHP adalah Metode Script. Disebut metode script, karena cara penulisannya mirip dengan bahasa script lain seperti JavaScript dan CSS.
Metode Script menggunakan tag <script language=”php”> sebagai tag pembuka, dan tag </script> sebagai tag penutup.
Contoh penggunaanya:
Metode Script ini didukung secara penuh oleh PHP 5.5, namun pengalaman saya jarang menemui kode program PHP menggunakan tag ini.

Metode PHP instan

Selain keempat metode diatas, terdapat satu lagi cara untuk masuk ke mode PHP. Terjemahan bebasnya saya sebut sebagai metode PHP instan, karena cara ini menggabungkan metode PHP SGML dan perintah echo dalam satu tag.
Tag pembuka untuk metode PHP instan ini adalah <?= dan tag ?> sebagai tag penutup.
Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut:
Metode instan ini sering digunakan untuk masuk ke mode PHP secara cepat dan tidak memerlukan kode yang panjang.
Dalam penerapannya, mode PHP instan ini sering digunakan dalam pembuatan form, karena akan lebih mudah jika masuk mode PHP pada saat dibutuhkan saja dari pada seluruh form dibuat dengan PHP:
Sebagai penutup, berikut adalah metode_input.php yang berisi rangkuman berbagai metode yang telah kita bahas pada tutorial kali ini, namun karena beberapa metode memerlukan settingan php.ini, mungkin anda tidak bisa menjalankan semua metode.
Berikut adalah hasil tampilan contoh program jika anda belum merubah settingan php.ini:
Perhatikan bahwa tampilan tersebut tidak sempurna, karena PHP tidak bisa memproses SMGL Style dan ASP Style. Jika anda sudah merubah nilai php.ini untuk mendukung SMGL Style dan ASP Style, hasil tampilannya menjadi:



Situs Resmi


No comments:

Post a Comment